Produk terbaru HP, ZBook 15 Workstation

Produk terbaru HP, ZBook 15 Workstation mampu mentransfer data dengan kecepatan 10GB per detik, berkat slot Thunderbolt. Sebuah teknologi yang mampu menghubungkan perangkat periferal, ke komputer dengan kecepatan tinggi.

Thriller Film Transformer 4

Dalam Transformer 4, masih disutradarai Michael Bay, yang dipercaya menggarap film science fiction ini. Untuk Transformers 4, akan dibintangi Mark Wahlberg, dan kemungkinan menampilkan cameo dari bintang sebelumnya, Josh Duhamel.

Android Jelly Bean Dapat Kalahkan Android Gingerbread

Jelly Bean sekarang digunakan oleh 40,5 persen perangkat Android aktif. Menurut CNET mengutip data di dashboard laman pengembang Android Google menunjukkan jumlah itu naik dari bulan sebelumnya, Juni, yang sebesar 37,9 persen.

Trailer Film Captain America : THE WINTER SOLDIER

Marvel Studios dan Disney bekerja sama mewujudkan kehidupan Captain America, Steve Rogers (Chris Evans) yang tenang di Washington, DC. Steve diceritakan memulai kehidupan baru, setelah peperangannya bersama para the Avengers.

Tips Cerdas Memilih Kosmetik Bagi Para Wanita

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam memilih produk kosmetik atau produk perawatan kulit. Jangan sampai Anda salah memilih dan ujungnya justruk merusak wajah Anda. Berikut tips cerdas memilih kosmetik bagi para wanita.

Showing posts with label PEMBANGUNAN. Show all posts
Showing posts with label PEMBANGUNAN. Show all posts

Tuesday, January 28, 2014

Sang Pahlawan Kebersihan adalah Para Penyapu Jalan

Para Penyapu Jalan Pahlawan Kebersihan
InfoBeritaDunia-Penyapu jalan adalah seseorang yang bertugas untuk membersihkan jalanan dengan menggunakan sapu. Tugas utamanya adalah membersihkan sampah di trotoar jalanan (pada sore hari) ataupun di tengah jalan (pada pagi hari), dengan menggunakan alat sapu. Sapu yang biasa digunakana adalah sapu lidi, agar lebih mudah untuk menyapu sampah yang berupa plastik maupun dedaunan.
Seseorang pasti ingin menjadi apa yang diinginkan atau dicita-citakan, kebanyakan seseorang menjadi penyapu jalan disebabkan beberapa faktor, yaitu kesulitan mencari pekerjaan lain, desakan ekonomi untuk memenui kebutuhan sehari-hari, tidak berpendidikan tinggi, mencari tambahan uang, dan lain sebagainya.
Adanya penyapu jalan, karena ada Peraturan Pemda mengenai Kebersihan. Semua peraturan pemda bersumber pada hukum diatasnya, yaitu Undang-Undang Dasar 1945, sebagai landasan konstitusional mewajibkan agar Sumber Daya Alam dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kemakmuran rakyat tersebut haruslah dapat dinikmati oleh generasi masa kini, maupun di masa yang akan datang secara berkelanjutan.
Dalam pasal 1 point 6 UU No. 23 Tahun 1997 disebutkan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, mahluk hidup termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lain.
Berbagai cara manusia menghargai alam, telah ataupun sedang dilakukan. Dibutuhkan cara-cara kreatif dan inovatif, agar masyarakat tidak hanya respect terhadap alam namun dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari kondisi alam yang berkaitan. Khususnya di Indonesia, sesuai pasal 10 UU No.23 Tahun 1997, menyebutkan ”dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup, pemerintah berkewajiban memberikan penghargaan kepada orang atau kelompok yang berjasa dibidang lingkungan hidup.” Dan salah satu bentuk penghargaan tingkat nasional, adalah Kalpataru.
Selain Kalpataru, Adipura juga merupakan apresiasi pemerintah terhadap alam, yang diselenggrakan setiap tahun. Baik kota maupun kabupaten bersaing untuk mendapatkan penghargaan ini. Diadakannya Adipura diharapkan agar masyarakat bisa menjaga kebersihan daerahnya secara continue, bukan hanya sesaat akan diadakan penilaian Adipura. Namun disitulah titik lemah penyelenggaraan ini, ironisnya begitu penilaian berakhir, berakhir pula tugas masyarakat yang dibebankan oleh dinas kebersihan setempat.
Selain warga masyarakat yang menjadi pelopor kebersihan lingkungannya, juga ada peran penyapu jalan yang turut menjaga kebersihan lingkungan juga keindahannya. Kehadiran penyapu jalan yang juga sebagai petugas kebersihan ini, tentulah sangat penting. Bukan semata-mata untuk memelihara keindahan dan kebersihan, namun memberikan dampak lingkungan nyaman dan sehat.

Pengembangan dan Perluasan Bandara A Yani Jangan Sampai Molor

Pengembangan dan Perluasan Bandara A Yani
InfoBeritaDunia-Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap pengembangan dan perluasan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang tidak molor lagi. Sehingga dapat dikerjakan mulai bulan ini.
”Sebenarnya tinggal dikerjakan, tetapi mundur-mundur terus,” kata Ganjar.
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, target pengerjaan seharusnya Desember 2013. Sehingga diharapkan pada bulan ini pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan.
Ganjar Pranowo mengaku terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan targetnya ground breaking atau peletakan batu pertama proyek Bandara Ahmad Yani dapat dilakukan Januari 2014.
Dalam rencana pengembangan disebutkan, apron akan dibangun dua tahap. Yakni tahun pertama seluas 61.344 meter persegi (dapat menampung dua unit Boeing 767 dan delapan unit Boeing 737), sementara tahap dua seluas 40.900 meter persegi (kapasitas empat juta penumpang per tahun).
Anggaran pekerjaan yang dibutuhkan untuk pengurugan tanah dan pembuatan jalan akses ke Bandara Ahmad Yani sebesar Rp 272 miliar. Pekerjaan terminal dan fasilitas penunjang pada paket dua, estimasi anggaran sebesar Rp 605 miliar.
Selain itu, pekerjaan fasilitas penunjang dan lanskap masuk pada paket tiga (pagu anggaran Rp 98 miliar) dan paket empat untuk pembuatan apron dan taxi way (Rp 120,5 miliar).

Monday, January 27, 2014

Daftar Alternatif Hotel Murah di Jakarta

Hotel Murah di Jakarta
Daftar Alternatif Hotel Murah di Jakarta - Ibukota Indonesia, Jakarta, merupakan kota rotasi ekonomi dan perdagangan bagi negeri ini. Banyak orang yang keluar masuk kota metropolitan tersebut. Bagi anda yang suka hilir mudik dari dan ke jakarta seringkali mencari-cari hotel di Jakarta. Dalam artikel kali ini akan memaparkan daftar hotel murah di Jakarta, yang kiranya dapat dijadikan sumber referensi.
Berikut daftar hotel di Jakarta dengan harga murah yang dapat dijadikan acuan bagi para pendatang. Detailnya adalah sebagai berikut :


Hotel Murah di Jakarta
—Hotel Murah Jakarta Selatan—
1. Penginapan House of Eva, Jakarta Selatan
Spesifikasi :

Pemilik : Ibu Eva
Fasilitas : Parkir yang luas dan siap untuk BUS Besar, keamanan security 24 Jam, kolam renang, kamar mandi dan air panas, AC, TV 21′ dan tempatnya super bersih, sabun mandi, shampo, sikat gigi, odol, handuk, pintu bebas, aman juga nyaman.
Alamat : Jalan Durian Nomor 14 - Jagakarsa, belakangnya Ragunan, Jakarta Selatan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp.300.000 - Rp. 325.000/malam
Untuk memesan silakan hubungi nomor Telepon di bawah ini :
Telepon 1 : 021 - 99259898
Telepon 2 : 081574545007
Telepon 3 : 081284386646
Telepon 4 : 0818716152
2. Graha Wisata Kuningan, Jakarta Selatan
Spesifikasi :

Alamat : Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 25.000/malam/orang
Telepon :  021 – 5256930
3. Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan
Spesifikasi :

Alamat : Kompleks GOR Ragunan, Jakarta Selatan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 110.000 - Rp. 140.000/malam/kamar
Telepon : 021 – 7806540
4. Penginapan Cipulir, Jakarta Selatan
Spesifikasi :

Alamat : Jalan Cileduk Raya Nomor 59 - Cipulir, Jakarta Selatan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp.
Telepon : 021 - 7234616
Email : customerservice@penginapancipulir.com
Website : penginapancipulir.com
5. Josephine Guest House, Jakarta Selatan
Spesifikasi :

Alamat : Jalan Iskandarsyah II Nomor 91, Blok M Melawai, Jakarta Selatan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 210.000/malam
Telepon :  021 - 91269676/021–7250017
Email Reservasi : josephinegh@cbn.net.id
6. Flat06 Minimalist Residence Cipete, Jakarta Selatan
Spesifikasi :

Alamat : Jalan Haji Abdul Majid Nomor 6, Cipete Utara - Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 350.000/malam
Telepon :  021 - 91269676/021–7250017
Email Reservasi : josephinegh@cbn.net.id
—Hotel Murah Jakarta Utara—
1. Pondok Impian, Jakarta Utara
Spesifikasi :

Alamat : Jalan RE Martadinata Nomor 2, Ancol, Jakarta Utara/Pademangan
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. /malam
Telepon : 021 - 6908924/6908925/6908926
Faximile : 021 - 691 5329
2. Pondok Indah Kencana, Jakarta Utara
Alamat : Jalan Bendengan Utara Blok A Nomor 5, Jakarta Utara
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 120.000 - 135.000/maksimal 6 jam, Rp. 170.000 - Rp. 185.000/malam
Telepon : 021 -6691093
—Hotel murah Jakarta Pusat—
1. Hotel Harapan Jaya, Jakarta Pusat
Alamat : Kramat Pulo Dalmm I-B/77-79, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 100.000 - Rp. 210.000/malam
Telepon : 021 – 3909330
2. Hotel Dewi, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Percetakan Negara Nomor II-17, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 110.000 - Rp. 190.000/malam
Telepon : 021-4202050
3. Hotel Andalus, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Kali Pasir Nomor 5-6, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 180.000 - Rp. 230.000/malam
Telepon : 021 – 3924907
4. Borneo Hostel, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Kebon Sirih Barat Dalam Nomor 37, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 130.000 - Rp. 200.000/malam
Telepon : 021 – 3140095
5. Hotel Borobudur Bungur, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Bungur Besar Nomor 20-22, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 240.000 - Rp. 275.000/malam
Telepon : 021 – 4246974
6. Hotel Cempaka Sari, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Let. Jend Suprapto Nomor 11 E, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 160.000 - Rp. 300.000/malam
Telepon : 021 – 4246509
7. Djody Hostel Hotel, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Jaksa No. 27- 35, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 120.000 - Rp. 150.000/malam
Telepon : 021 - 3905976/3905977
8. Hotel Farel, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Gunung Sahari II No. 1, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 250.000 - Rp. 350.000/malam
Telepon : 021 – 42801334
9. Hotel Garuda, Jakarta Pusat
Alamat : Jalan Gunung Sahari II No. 1, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 250.000 - Rp. 350.000/malam
Telepon : 021 – 42801334
10. Hotel Istana Bungur, Jakarta Pusat
Alamat : Bungur Besar XII 2, Kemayoran, Jakarta Pusat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 190.000 - Rp. 270.000/malam
Telepon : 021 – 4225116
—Hotel murah Jakarta Timur—
1. Hotel Atika, Jakarta Timur
Alamat : Jalan Raya Penggilingan Nomor 41, Cakung, Jakarta Timur
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 155.000 - Rp. 180.000/malam
Telepon : 021 - 460535
2. Hotel Fatrasari, Jakarta Timur
Alamat : Jalan Raya Bekasi KM. 19, Jakarta Timur
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 80.000 - Rp. 175.000/malam
Telepon : 021 - 4609350
Faximile : 021 - 4600739
3. Hotel Fiducia, Jakarta Timur
Alamat : JalanOtto Iskandardinata Nomor 153, Jakarta Timur
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 225.000 - Rp. 275.000/malam
Telepon : 021 - 8584660/8584661/8584662
Faximile : 021 - 8584659
4. Hotel Graha Kencana BKKBN, Jakarta Timur
Alamat : Jalan Permata Nomor 1 Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 250.000 - Rp. 300.000/malam
Telepon : 021 - 8011884
Faximile : 021 - 8009133
—Hotel murah Jakarta Barat—
1. Fortuna Hotel, Jakarta Barat
Alamat : Jalan Pintu Besar Selatan Nomor 49, Jakarta Barat
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 170.000 - Rp. 270.000/malam
Telepon : 021 - 91269676/021–7250017
Email Reservasi : josephinegh@cbn.net.id
2. Kafila Hotel, Jakarta Barat
Alamat : Jalan S Wiryopranoto Nomor 45 A - B
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 100.000 - Rp. 170.000/malam
Telepon : 021 - 6261047
*Sumber: yoshiewafa.blogspot.com

Demikian info mengenai daftar alternatif hotel murah di Jakarta. Semoga bermanfaat.

Konten ini dipersembahkan kepada http://www.GoIndonesia.com

Sunday, January 26, 2014

Pertumbuhan Properti Di Jakarta Mengalami Peningkatan Pesat

InfoBeritaDunia-Jakarta menjadi kota di Indonesia yang mengalami pertumbuhan nilai properti tertinggi. Hal itu ditandai dengan pertumbuhan di atas 10 persen sepanjang tahun 2013 ini. Demikian siaran pers konsultan properti internasional Jones Lang LaSalle, baru-baru ini.
Ungkapan serupa pernah dilontarkan Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Setyo Maharso. Bahkan, karena pertumbuhan nilai properti di Jakarta tertinggi, diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan nasional.
”Kami berharap dukungan penuh pemerintah dan otoritas moneter untuk memajukan sektor perumahan. Harapannya, agar bisa berkembang lebih besar lagi dan tetap menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Setyo Maharso.
Menurut Setyo, sekitar dua atau tiga dekade terakhir ini, sektor perumahan memiliki peran yang semakin besar terhadap perekonomian Indonesia. Sebab, setiap tahun banyak masyarakat yang membutuhkan rumah untuk berinvestasi selain sebagai tempat tinggal.

Friday, January 10, 2014

Sungai Kini Beralih Fungsi Menjadi Tempat Pembuangan Sampah

Sungai Kini Beralih Fungsi Menjadi Tempat Pembuangan Sampah
InfoBeritaSekilas-Pernah membuang sampah di sungai? Kegiatan ini kelihatannya sepele, namun pengaruhnya dalam kehidupan sungguh luar biasa hebatnya. Tak bisa kita bayangkan apabila masing-masing keluarga membuang satu tas kantong plastik sampah ke sungai, kita tahu ada jutaan keluarga di Indonesia. Apabila ditotal, maka ada jutaan tas sampah per hari, itu dalam satu hari, lalu berapa total dalam satu tahun dan berapa jumlahnya jika diseluruh dunia?.
Efeknya dapat kita saksikan bahkan rasakan, banjir dimana-mana, air sungai rusak dan tercemar, banyak jenis ikan punah, serta bermacam kerugian lainnya, yang tentu saja merugikan manusia.
Beberapa faktor, orang membuang sampah di sungai, diantaranya: tidak ada tempat sampah di dekat rumah, padatnya pembangunan tidak menyisakan lahan kosong, sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga. Selain itu, turut mencontoh tetangga atau sebagian orang yang melakukan buang sampah di sungai, sehingga menjadi budaya. Niat hati ingin membuang sampah pada tempatnya, tapi melihat ada yang lebih praktis, maka memilih melemparnya ke sungai.
Biaya pembuangan sampah di sungai lebih murah, dibanding mengerjakan tukang kebersihan, untuk mengangkutnya ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Ada juga masyarakat yang tinggal dibantaran sungai, membuat mereka lebih dekat membuangnya. Tinggal melempar sampah ke sungai, maka selesailah urusan membuang sampah.
Apapun alasannya, membuang sampah di sungai merupakan sebuah tindakan tidak terpuji. Dapat merugikan diri sendiri, maupun orang banyak.
Adapun dampak yang dapat terjadi, apabila masyarakat melestarikan budaya, bahwa sungai adalah tempat pembuangan sampah, yaitu; air sungai tidak dapat mengalir dengan normal. Karena tersumbat sampah pada area tertentu, yang terjadi penumpukan, misalnya pada pintu air. Banjir terjadi, karena sungai tidak dapat berfungsi dengan baik. Ikan mati dan terjadi kepunahan beberapa spesies, yang hidup di sungai. Karena jenis sampah tertentu membawa bahan kimia berbahaya, yang dapat merusak ekosistem yang hidup di dalam air sungai.
Pepohonan atau tanaman yang seharusnya tumbuh subur di sekitar sungai menjadi mati, sehingga lingkungan menjadi rusak dan tidak bersahabat. Kualitas air menjadi rusak, hamparan sungai yang sebelumnya terlihat biru bersih menyegarkan, bisa berubah menjadi hitam pekat atau berubah menjadi warna lainnya dengan bau busuk yang menyengat.
Psikologi masyarakat sekitar terganggu, sering menutup hidung karena bau tidak sedap dan terganggunnya aktifitas kehidupan sehari-hari. Banyak ragam penyakit baru, karena kualitas air sungai yang buruk. Padahal banyak warga yang menggunakannya, untuk kebutuhan sehari-hari.

Banyak sekali kerugian yang ditimbulkan, akibat membuang sampah di sungai. Akibatnya tidak hanya dirasakan oleh orang yang membuangnya saja, namun masyarakat umum, hewan-hewan, ikan, pepohonan, dan keseimbangan alam menjadi terganggu. Sehingga planet bumi, tidak layak untuk dihuni. Jadi mari mulai dari diri sendiri, untuk membudayakan membuang sampah pada tempatnya. Semoga dapat kita jaga lingkungan sekitar, dan dapat kita saksikan kembali jernihnya air sungai di Indonesia.

Sunday, December 29, 2013

REI Kesulitan Membangun Rumah Tapak Sederhana

REI Kesulitan Membangun Rumah Tapak Sederhana
InfoBeritaDunia-DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah mengaku kesulitan membangun rumah tapak sederhana. Kesulitan tersebut dirasakan, karena terkendala ketersediaan lahan meski harga rumah naik sebesar 30 persen.
”Pengembang saat ini susah mencari lahan. Lahan di daerah pinggiran sudah mahal, sehingga tidak mungkin dibuat rumah tapak sederhana,” kata anggota DPD REI Jateng Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Juremi.
Sementara, lanjut Juremi, untuk membangun rumah tapak sederhana dibutuhkan pembangunan infrastruktur dan lingkungan yang sudah siap. Setelah itu, jika sesuai dengan kriteria dari Kementerian Perumahan Rakyat terpenuhi, maka anggaran baru dikucurkan.
”Sebenarnya para pengembang senang membuat rumah tapak sederhana meskipun keuntungan yang diperoleh sedikit. Tapi, rumah yang dibangun dapat terserap cepat. Namun, karena kendala lahan, pengembang sulit untuk menyediakannya,” jelas Juremi.
Pemerintah, sebelumnya telah menaikkan harga rumah tapak sederhana di zona satu naik dari Rp 88 juta menjadi Rp 105 juta. Sedangkan untuk zona dua, dari Rp 95 juta menjadi Rp 115 juta, dan zona tiga naik dari Rp 145 juta menjadi Rp 165 juta.
Sementara itu, penjualan rumah tengah mengalami masa sulit. Hal itu dikarenakan adanya peraturan uang muka pembelian rumah 30 persen. Jika sebelumnya masyarakat bisa membeli di bawah 30 persen, kini harus minimal 30 persen.
Akibatnya, pengembang tidak bisa mendapatkan modal lebih untuk pembangunan. Terlebih lagi, kredit pemilikan rumah (KPR) baru dapat dilakukan saat rumah sudah siap huni.
Untuk mengatasi hal tersebut, REI Jateng terus melakukan berupaya menekan penurunan penjualan rumah. Di antaranya, dengan melakukan pameran.

Saturday, December 28, 2013

Rencana pengembangan Pelabuhan Tanjung Bonang, Diklaim Sebagai Solusi Kemacetan Pantura

pengembangan Pelabuhan Tanjung Bonang, Diklaim Sebagai Solusi Kemacetan Pantura
InfoBeritaDunia-Rencana pengembangan Pelabuhan Tanjung Bonang, Sluke menjadi pelabuhan utama nasional, juga diklaim sebagai salah satu solusi untuk memecah kemacetan di jalur Pantura. Pemkab menawarkan agar jalur angkutan barang dari Surabaya-Semarang atau sebaliknya, dialihkan melalui pelabuhan tersebut.
Pemkab Rembang berharap agar jalur angkutan barang di Pantai Utara Pulau Jawa melalui laut tersebut bisa dimasukkan dalam penyusunan Tatanan Transoprtasi Wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Tatanan Transportasi Nasional.
”Upaya pelebaran jalan belum bisa menyelesaikan persoalan kemacetan dan tidak berdampak signifikan dalam upaya mengatasi kemacetan. Pelebaran jalan hanya berpengaruh kecil dan bersifat sesaat. Penyelesaian secara tepat, efektif dan efisien yaitu dengan pemanfaatan sarana perhubungan laut untuk angkutan barang,” kata Bupati Rembang Moch Salim.
Bupati mengatakan, kondisi Jalan Pantura saat ini sudah tergolong overload. Salim mencontohkan, saat Lebaran semua truk kecuali pengangkut sembako dilarang jalan, sehingga kondisi jalan bisa mulus. Namun sekarang ketika truk sudah beroperasi kembali, jalan yang baru saja diperbaiki saja sudah mulai retak.
”Alternatif lain untuk mengatasi macet di Pantura memang bisa dilakukan dengan membangun jalan tol Semarang-Surabaya. Namun tentu memerlukan biaya yang cukup tinggi. Atau menghidupkan kembali jalur kereta api, tapi hal tersebut juga rawan terhadap konflik sosial,” tutur Bupati.
Ia menjelaskan, pemanfaatan sarana perhubungan laut. khususnya di wilayah Rembang akan dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan Pelabuhan Tanjung Bonang. Sehingga arus lalu lintas barang dari Tanjung Emas Semarang, bisa dikirim ke Pelabuhan Tanjung Bonang. Dari Tanjung Bonang langsung dikirim ke Tanjung Perak Surabaya, ke Pelabuhan Gresik atau sebaliknya, maupun ke kota-kota lain di sekitar Pantura Jawa.
Bupati menambahkan jika wacana tersebut bisa dilaksanakan, maka pemerintah dan pengusaha angkutan barang bisa melakukan penghematan di segala bidang. Di antaranya, penurunan biaya perawatan infrastruktur jalan dan jembatan, penurunan biaya pengangkutan barang dan sebagainya.
”Sedangkan pendistribusian barang yang tidak mungkin diangkut melalui jalur laut baru diangkut melalui lalu lintas darat. Dengan demikian Jalan Pantura akan menjadi jalan yang indah, tertib lalu lintas, tidak semrawut dan terbebas dari kemacetan,” imbuh Bupati.

Negara Indonesia Merupakan Urutan Kedua Sanitasi Terburuk

InfoBeritaDunia-Assistant Brand Building Manager Domestos Toilet Cleaner dan Vixal PT Unilever Indonesia Tbk, Johan Mantik, mengatakan berdasarkan data yang dikeluarkan PBB disebutkan,  Indonesia menduduki urutan kedua di dunia sebagai negara dengan sanitasi buruk.
Johan Mantik pada acara "World Toilet Summit 2013" di Solo, mengatakan, masih mendasarkan data tersebut, sebanyak 100 juta dari 250 juta jiwa penduduk Indonesia belum memiliki akses sanitasi yang baik.
Data global pada 2010 mengungkapkan, sebanyak 63 juta penduduk Indonesia tidak memiliki toilet dan masih buang air besar (BAB) sembarangan di sungai, laut atau di daratan, kata Demikian pula toilet sekolah di Indonesia, katanya, kondisinya masih banyak yang memprihatinkan.
Menurut Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) masih sering dijumpai kondisi toilet sekolah yang gelap dan bau di tempat anak-anak Indonesia menimba ilmu. "Masih banyak banyak toilet sekolah yang kurang higienis, kondisi ini menjadi keprihatinan semua pihak yang terkait, seperti murid, orang tua, dan guru," katanya.
Saat ini baru 55 persen masyarakat Indonesia yang dapat menikmati akses sanitasi sehat dan toilet higienis. Hal ini artinya masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mempunyai akses sanitasi sehat dan toilet higienis.
Padahal, lanjut dia, toilet yang tidak higienis merupakan sumber kontaminasi berbahaya untuk sejumlah kuman penyebab penyakit seperti diare, typus, dan muntaber.
Dikatakan sanitasi dan perilaku kebersihan yang buruk serta air minum yang tidak aman memberikan kontribusi terhadap 88 persen kematian anak akibat diare di seluruh dunia.
Toilet sekolah merupakan bagian yang sangat penting untuk diperhatikan untuk menciptakan sebuah lingkungan yang sehat bagi warga sekolah, khususnya anak-anak," katanya.
Untuk itu, lanjut dia, PT Unilever melalui salah satu brandnya Domestos menginisasi Gerakan Toilet Higienis Demestos yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kehigienisan toilet.
Ia mengatakan, dengan senantiasa yang baik dan kondisi toilet yang higienis menjadi salah satu langkah awal membentuk manusia Indonesia yang sehat dan kuat. Sebagai agen perubahan anak-anak sekolah,  perlu terbentuk perilaku sehatnya agar memahami bagaimana toilet yang sehat, dan cara memeliharanya.
Melalui, kegiatan "Gerakan Toilet Higienis Demestos (GTHD)" yang berfolus pada higienis toilet di sekolah dasar ini telah berlangsung sejak 2011 dan telah melakukan edukasi di sekolah-sekolah yang tersebar di 26 kota di Indonesia. Hingga kini GTHD telah melibatkan 320.000 murid sekolah dasar di lebih dari 1.900 sekolah.

Sunday, December 8, 2013

Wacana Pembangunan Giant Sea Wall Membutuhkan Anggaran Rp 5 Triliun

InfoBeritaDunia-Wacana pembangunan giant sea wall yang digagas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Untuk menyelesaikan proyek itu, diperlukan anggaran minimal Rp 5 triliun rupiah, dan dilakukan secara multiyears.
Namun menurut politisi PDI Perjuangan itu, anggaran Rp 5 tiliun merupakan dana yang sedikit, jika digunakan untuk menyelesaikan masalah rob dan banjir yang telah menaun. ”Kalau anggarannya sebesar Rp 5 triliun menurut saya kecil, untuk menyelesaikan persoalan rob secara lebih serius. Jadi tidak perlu pakai pompa-pompaan seperti itu,” kata Ganjar, baru-baru ini.
Menurut dia, penggunaan pompa penyedot air tak begitu efektif, sehingga dibutuhkan solusi yang lebih tepat, yakni membangun talut raksasa tersebut. Menurut dia, anggaran yang dibutuhkan memang banyak, namun sudah banyak pihak swasta yang juga berminat untuk ikut membantu pembangunan.
Pihak swasta tersebut ada yang berasal dari luar negeri di antaranya Cina, dan dari dalam negeri. ”Sudah saya hitung, kira-kira membutuhkan anggaran Rp 5 triliun. Akan saya sampaikan ke pusat, biar mereka juga mendukung rencana ini,” ujarnya.
Menurut dia, jika negara sanggup untuk menanggung seluruh kebutuhan anggaran untuk proyek itu jauh lebih bagus. Namun menurut dia, jika tidak bisa dilakukan dengan penganggaran multiyears atau dengan sistem patungan.
”Kalau negara sanggup, ya sudah semuanya dari anggaran negara. Kalau tidak bisa, nanti kita bisa share pendanaan, pemerintah kota berapa, pemerintah provinsi berapa, dan negara berapa,” katanya.
Menurut perhitungannya, paling lama proyek tersebut mampu diselesaikan dalam kurun waktu tiga tahun. Dengan pembangunan itu, ia menyakini permasalahan rob dan banjir yang selama ini merongrong Kota Semarang.