Produk terbaru HP, ZBook 15 Workstation

Produk terbaru HP, ZBook 15 Workstation mampu mentransfer data dengan kecepatan 10GB per detik, berkat slot Thunderbolt. Sebuah teknologi yang mampu menghubungkan perangkat periferal, ke komputer dengan kecepatan tinggi.

Thriller Film Transformer 4

Dalam Transformer 4, masih disutradarai Michael Bay, yang dipercaya menggarap film science fiction ini. Untuk Transformers 4, akan dibintangi Mark Wahlberg, dan kemungkinan menampilkan cameo dari bintang sebelumnya, Josh Duhamel.

Android Jelly Bean Dapat Kalahkan Android Gingerbread

Jelly Bean sekarang digunakan oleh 40,5 persen perangkat Android aktif. Menurut CNET mengutip data di dashboard laman pengembang Android Google menunjukkan jumlah itu naik dari bulan sebelumnya, Juni, yang sebesar 37,9 persen.

Trailer Film Captain America : THE WINTER SOLDIER

Marvel Studios dan Disney bekerja sama mewujudkan kehidupan Captain America, Steve Rogers (Chris Evans) yang tenang di Washington, DC. Steve diceritakan memulai kehidupan baru, setelah peperangannya bersama para the Avengers.

Tips Cerdas Memilih Kosmetik Bagi Para Wanita

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam memilih produk kosmetik atau produk perawatan kulit. Jangan sampai Anda salah memilih dan ujungnya justruk merusak wajah Anda. Berikut tips cerdas memilih kosmetik bagi para wanita.

Showing posts with label JATENG. Show all posts
Showing posts with label JATENG. Show all posts

Saturday, February 15, 2014

3 Bulan Pertama Ganjar Menjadi Gubernur Jateng, Hanya Melanjutkan Program


3 Bulan Pertama Ganjar Menjadi Gubernur Jateng
InfoBeritaDunia - Perbedaan wilayah juga mempengaruhi perbedaan tata cara untuk memimpin. Hal tersebut terlihat dari kepemimpinan Joko Widodo di DKI Jakarta dengan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah.
Pengamat Politik Gunawan Witjaksana mengatakan, pada dasarnya Gubernur Jateng tidak memiliki janji program 100 hari kerjanya untuk melakukan trobosan-trobosan baru. Untuk program-program selama tiga bulan tersebut, hanya diisi dengan melanjutkan program terdahulu. Perbedaan antara Jateng dan DKI juga terlihat dari sistem pemerintahan di DKI yang sentralistik, sementara di Jateng terdapat otonomi tiap kabupaten/kota.
”Ketika Jokowi mencanangkan Kartu Jakarta Sehat, dan Kartu Jakarta Pintar, dalam sebulan bisa dilaksanakan. Karena wilayahnya yang tidak begitu luas, menjadikan pengkoordinasian semua elemen yang ada bisa dilaksanan dengan cepat,” kata ketua Stikom tersebut.
Dalam perjalanan 100 hari kerja Gubernur Jateng, Gunawan hanya melihat baru adanya keinginan gubernur untuk mengubah sistem-sistem lama yang kurang pas. Di antaranya, akan menindak tegas calo CPNS, revisi dana hibah dan bansos untuk pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan janji pada saat kampanye harus segera terealisasi. Yaitu peningkatan kesejahteraan yang nyata dengan diberikannya kartu tani dan kartu nelayan.
Kartu untuk para nelayan dan petani sudah direncanakan, namun belum diturunkan, karena membutuhkan koordinasi dengan pihak yang terkait. Tujuannya, saat kartu dibagikan, semuanya sudah siap dan tidak ada kendala yang muncul.
Untuk rencana gubernur Jateng membuat Hutan Penggaron dijadikan Jateng Park dan pembuatan giant sea wall untuk menaggulangi rob di Kota Semarang dan sekitarnya, hal tersebut merupakan terobosan yang baik. Asalkan pemeliharaannya harus benar-benar diperhatikan.
”Wacana pembangunan Jateng Park dan giant sea wall cukup bagus, karena dengan pembangunan tersebut, warga Jateng tidak perlu ke taman safari yang ada di Jawa barat dan Jawa Timur. Giant sea wall
diharapkan dapat mengatasi rob yang ada dan juga dapat meningkatkan
potensi wisata pantai. Namun semuanya harus ada pemeliharaan yang
bagus,” tukasnya.

Sunday, December 8, 2013

Wacana Pembangunan Giant Sea Wall Membutuhkan Anggaran Rp 5 Triliun

InfoBeritaDunia-Wacana pembangunan giant sea wall yang digagas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Untuk menyelesaikan proyek itu, diperlukan anggaran minimal Rp 5 triliun rupiah, dan dilakukan secara multiyears.
Namun menurut politisi PDI Perjuangan itu, anggaran Rp 5 tiliun merupakan dana yang sedikit, jika digunakan untuk menyelesaikan masalah rob dan banjir yang telah menaun. ”Kalau anggarannya sebesar Rp 5 triliun menurut saya kecil, untuk menyelesaikan persoalan rob secara lebih serius. Jadi tidak perlu pakai pompa-pompaan seperti itu,” kata Ganjar, baru-baru ini.
Menurut dia, penggunaan pompa penyedot air tak begitu efektif, sehingga dibutuhkan solusi yang lebih tepat, yakni membangun talut raksasa tersebut. Menurut dia, anggaran yang dibutuhkan memang banyak, namun sudah banyak pihak swasta yang juga berminat untuk ikut membantu pembangunan.
Pihak swasta tersebut ada yang berasal dari luar negeri di antaranya Cina, dan dari dalam negeri. ”Sudah saya hitung, kira-kira membutuhkan anggaran Rp 5 triliun. Akan saya sampaikan ke pusat, biar mereka juga mendukung rencana ini,” ujarnya.
Menurut dia, jika negara sanggup untuk menanggung seluruh kebutuhan anggaran untuk proyek itu jauh lebih bagus. Namun menurut dia, jika tidak bisa dilakukan dengan penganggaran multiyears atau dengan sistem patungan.
”Kalau negara sanggup, ya sudah semuanya dari anggaran negara. Kalau tidak bisa, nanti kita bisa share pendanaan, pemerintah kota berapa, pemerintah provinsi berapa, dan negara berapa,” katanya.
Menurut perhitungannya, paling lama proyek tersebut mampu diselesaikan dalam kurun waktu tiga tahun. Dengan pembangunan itu, ia menyakini permasalahan rob dan banjir yang selama ini merongrong Kota Semarang.